Berikut adalah sebuah kisah seorang yang kaya raya memiliki rumah
besar dan seorang yang miskin yang benar-benar tidak memiliki apa-apa kecuali
apa yang melekat di tubuhnya.
Suatu sore, pengemis ini pergi keliling rumah ke rumah untuk mendapatkan
sedekah dari orang – orang yang kasihan dengannya. Namun sore itu adzan ashar
pun berkumandang pengemis ini terhenti di rumah yang besar dan kelihatannya
pemilik rumah ini pasti kaya raya. Namun pengemis ini berkata,
“ehm aku sholat dulu deh baru ke rumah ini.”
Lalu pengemis ini berjalan menuju mesjid bersama kaum muslim yang
lain. Shalat ashar pun selesai semua orang yang shalat tak akan pernah
melewatkan kesempatan setelah shalat untuk berdo’a kepada Allah. Setelah
pengemis ini selesai berdo’a dan hendak berdiri dan bergegas kerumah besar
tadi. Pengemis ini melihat masjidnya telah kosong tetapi dia mendengar
seseorang sedang merengek.
Lalu dia pun terduduk kembali dan memperhatikan siapa yang sedang
merengek. Betapa terkejutnya ternyata yang sedang merengek itu adalah bapak
pemilik rumah yang besar itu. Bukan kaget karena bertemu langsung dengan
pemilik rumah besar itu tapi karena bapak itu merengek – rengek dan menangis.
“Ya Allah Engaku yang maha pengasih lagi maha penyayang, aku hanya
meminta kepadamu ya Allah. Aku ingin ya Allah agar Engkau melimpahkan harta
kepadaku yang halal yang baik dan melimpah kepada keluargaku ya Allah
turunkanlah rezeki ku ya Allah.” Do’a sang bapak sambil menangis.
Betapa tertegunnya si pengemis ini. Lalu dia berfikir dalam hati.
‘orang kaya aja yang punya rumah besar masih merengek – rengek
sama Allah minta harta padahal dia kan udah punya harta. Terus aku yang nggak
punya apa – apa masak minta ke manusia. Harusnya aku minta sama Allah dong’
Akhirnya niat sang pengemis
pun sirna. Sang pengemis pun juga memohon mati – matian kepada Allah. Berdo’a
siang dan malam agar dia juga dilimpahkan rezeki dari Allah.
Beberapa tahun kemudian sang pengemis pun menjadi seorang yang
kaya raya pula. Akhirnya sang pengemis ini telah menjadi saudagar dan sadar
bahwa meminta itu hanya lah kepada Allah bukan manusia.
Naah dari cerita di atas pasti kita bisa mengambil ibrah. Jadi
kalau kita butuh sesuatu, hanya kepada Allah ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
share your comments here ^^ thank you