Waktu senin malam kemarin aku nonton film yang diambil dari
novel 9 summer 10 autumn di kompas tv. Dan setelah nonton itu ntah kenapa
rasanya shaking shaking gitu. Kalo di running man shaking kayak bergetar ngeri
gitu hehe. Iyap setelah nonton itu aku jadi ingat harapan impian mimpi yang
telah aku rancang sedemikian rupa hingga rasanya aku nggak lupa urutannya. Aku
baru mendapatkan cara untuk bermimpi yang baik saat aku duduk di bangku SMA,
yaa SMAIT Insantama.
Rancang, tulis, tempel, dan terahir realisasikan (doa dan
usaha) simple kan.
Awalnya aku ngeliat novel itu (9 summers 10 autums) waktu
kelas 1 SMA tahun 2011 punya kakak kelas ntah kenapa aku nggak terlalu tertarik
karena covernya biasa banget dan kukira itu buku motivasi biasa yang dijual
dimana-mana eeh taunya novel hahaha. Cover novel itu backgroundnya putih terus
ada dua buah apel begitu seingatku mangkanya aku gak pengen baca buku itu hehe
malah sekarang pengen nyari, masih ada gak ya ?.

Dalam film itu diceritakan seorang bernama beyek (bener gak
ya haha) anak lanang satu satunya di keluarganya. Sedangkan ia punya dua kakak
perempuan dan dua adik perempuan. Menghadapi hidup yang
ruwet di sebuah rumah di daerah Batu, Malang, Jawa Timur. Pekerjaan ibunya
sebagai ibu rumah tangga yang lulus SD pun tidak. Setiap hari ia mengurusi
kegiatan rumah dan anak-anaknya serta selalu berharap ke lima anaknya mempunyai
masa depan yang lebih cerah dalam pendidikan dibanding dirinya. Pekerjaan
ayahnya adalah seorang supir angkot. Aku nggak terlalu ngerti sih sama film
itu, mangkanya aku pengen baca langsung tapi nggak ada bukunya haha. Dalam film
itu sih ayahnya seneng gitu punya
anak lanang dan perawakanya keras. Selalu ingin anak lanangnya bantuin dia
kerja dan lain-lain.